Friday, July 6, 2007

Project Jadul - Garuda Tiara


Mungkin kalau kalian flashback sekitar tahun 1996-1997 pada saat era Suharto.....pernah membaca atau mendengar tentang rencana Suharto untuk membuat stadion olahraga terbaru di area Cileungsi, Jawa Barat.

Masih segar di kepala saya mengenai rencana pembangunan kawasan olahraga terbaru tersebut yang konon akan menandingi komplek olahraga Senayan. Bahkan Mbak Tutut yang meresmikan pembukaan area komplek olahraga tersebut yang dimulai dari pembangunan hotel dan convention centre. Proyek raksasa tersebut dinamakan sebagai Proyek Garuda Tiara dengan proyek olahraga nasional "Garuda Emas".............

Proyek raksasa tersebut berlokasi di Cileungsi - perbatasan dengan kawasan timur Cibubur dan bahkan sempat adanya rencana pemindahan pusat pemerintahan di kawasan Jonggol yang notabene hanya berjarak 3-5 km dari cileungsi.

Pada masa saya bekerja di sebuah chain hotel international di tahun 1997an, saya mempunyai seorang teman yang bekerja sebagai Front Desk di Hotel Garuda Tiara Convention, Ciluengsi. Dari penuturannya, teman saya menceritakan bahwa hotel tersebut cukup mewah dan banyak dihuni oleh para ekspatriat yang bekerja di kawasan bekasi, cibinong dan sekitarnya.

Sementara pembangunan stadion olahraga terbaru tertutup untuk umum dan bahkan oleh para kuli tinta. Kini setelah rezim Suharto tumbang ditahun 1998, proyek raksasa tersebut terbelengkalai dan tinggal mimpi saja.

Kawasan Garuda Tiara Convention tersebut mencakup puluhan hektar dan kini hanya ditumbuhi oleh rerumputan yang tinggi. Tiang-tiang lampu stadion yang sudah berdiri tegak dengan angkuhnya, kini tinggal menunggu waktu roboh karena korosi.

Bangunan hotel yang tadinya berdiri megah kini menjadi rumah hantu..........tidak terpelihara..termasuk dengan bagian lobby hotel yang dulunya ramai oleh lalu lalang para tamu. Sangat disayangkan........konon hal ini terjadi karena masalah tanah yg notabene di era Suharto pencaplokan tanah semena-mena banyak terjadi. Bahkan banyak masyarakat yang dicaplok tanahnya tidak dibayar dengan harga semestinya.

Beberapa waktu yang lalu, pemerintah pusat dan KONI sempat membuat pernyataan akan membuat komplek olahraga terbaru di kawasan cibinong. Kenapa proyek garuda emas yang dulu sempat dicanangkan dan kini terbelengkalai tidak dilanjutkan kembali........sungguh amat disayangkan. Padahal di tahun 2011 Indonesia akan menjadi tuan rumah Sea Games dan kita tidak pernah lagi mencalonkan diri menjadi tuan rumah ASEAN Games sejak tahun 1962........Jakarta dikalahkan oleh New Delhi dan Bangkok yang berkali-kali sudah menjadi tuan rumah asean games. Bahkan untuk event besar AFC besok tanggal 29 Juli 2007 .....Indonesia hanya sanggup merenovasi stadion gelora bung karno...memang stadion besar ini dibuat untuk waktu 100 tahun yang masa pakainya habis 2062. Pusat olahraga terbaru dibuat di Samarinda untuk PON 2008 besok....dan pembangunannya juga tersendat karena uangnya habis dikorupsi sama Bupati Kutainya.....

Yang paling menyedihkan lagi nasib atlit Indonesia......wisma atlit sendiri udah kayak kandang burung yang tidak layak huni belum lagi hotel atlet century yang udah tidak nyaman........kemarin sempat tinggal disana....duh memang cukup besar kamarnya cuma it's so last year......Pas di kick andy metro TV, sempat ditayangkan tentang nasib mantan olahragawan nasional....sukses merebut emas cuma rumah saja tidak punya.........Seperti kata menteri olahraga kemarin.....bendera Sang Saka hanya dikibarkan pada dua kesempatan besar...pertama kunjungan kenegaraan oleh presiden dan kedua ketika sang olahragawan nasional menerima medali emas di podium kemenangan di negara lain.

Btw, sudah banyak blue print yang dihasilkan oleh para anak bangsa ini dicuri oleh negara tetangga, malaysia.........seperti project kota dalam kota...sudah dihasilkan oleh malaysia dengan membangun menara kembar petronas. Blue print pusat pemerintahan yang baru di Jonggol sudah aplikasikan dengan baik di kawasan Putrajaya, dimana pembangunannya sebagian besar dilakukan oleh WNI.
Kalau kalian perhatikan dengan baik.......kawasan bandar baru kota kemayoran sama dengan salahsatu avenue di kota Putrajaya..........coba liat dari segi lebar jalan dan adanya pedestrian ditengah-tengah dengan bangunan besar dikiri dan kanan jalan.........sementara kota baru bandar kemayoran baru saja dipercantik ..........tertinggal 5 tahun dari kota bandar Putrajaya yang sangat elok dan memperhatikan lingkungan.

It's time to change...........

12 comments:

  1. itulah indonesia raya...
    kita.. (kah..??)

    ReplyDelete
  2. Indonesiaku sayang Indonesiaku malang.
    Rawe-rawe rantas malang-malang putung.

    ReplyDelete
  3. hehee..iya semakin lama semakin tidak terurus..padahal tanahnya luas banget lho dan sudah ada fasilitas yang cukup memadai sebagai wisma atlet...dibanding para atlet ditaruh di wisma atlet senayan yg kayak kandang burung, mending mereka ditaruh disini..............konon tanahnya juga masih bermasalah....

    ReplyDelete
  4. ck ck... sayang sekali ya... mubazir...

    ReplyDelete
  5. so siapa yang berwenang nanganin ini? Sayang kalo niatnya udah bagus kalo ga dilanjutkan

    ReplyDelete
  6. hari sabtu ini saya lewat kawasan ini kembali....dan rumput2nya semakin tinggi....lampu2 stadion juga sudah berkarat...yg paling bertanggungjawab sebenarnya keluarga suharto yg notabene memiliki tanah kawasan ini...dan pemerintah seharusnya membantu mengembangkannya...sayang kan...jadi rumah hantu...mungkin ada sekitar seratusan kamar kosong....bangunannya semakin lapuk...coba deh sekali2 kalau ke kawasan taman mekarsari, jonggol....setelah pasar cileungsi belok kanan sekitar 1 km dari pasar..maka kalian akan menemukan bangunan ini

    ReplyDelete
  7. Someone here entangled in using project standards and foremost practices for your projects? It’s not as easy as you might imagine. While there are a kind of measures on the market, they are ordinarily written as a book which makes it tougher to apply.

    Check my blog to read and discover some Tips for Embracing Project Standards.

    ReplyDelete
  8. beberapa kali saya melewati jalan dimana bangunan tersebut berdiri, tergugah rasa penasaran dalam hati saya ingin tahu proyek apa bangunan tersebut karnna begitu megah dan mewahnya namun sayang dibiarkan hancur begitu saja...setelah saya buka di google..whaaw bangunan dan bentuknya sangat bagus bahkan fostur bangunannya berbentuk garuda bhineka tunggal ika dilengkapi 5 lambang didadanya...sangat disayangkan apabila dibiarkan hancur begitu saja...saya berharap ini menjadi salah satu perhatian pemerintah utnuk melanjutkanpembangunan...Garuda pasti lebih dikenal oleh Dunia karna dengan sangat jelas bisa dilihat di google earth...semoga saja niat baik pak harto dan keluarganya ini ada yang melanjutkan...Hidup Indonesia...Hidup Garuda

    ReplyDelete
  9. oh ya bisa dilihat dari google earth ya...hmm nanti saya lihat deh...dibanding bangun jaka baring mendingan bangun yg sudah ada dan dikembangkan lebih baik lagi

    ReplyDelete
  10. diluar siapa yang memulai, yang pasti bangunan itu ada di negara kita dan bentuknya lambang negara kita, alangkah sangat bangganya jika menjadi hal yang bisa di banggakan dari negara kita saat bangsa lain mengunjungi negara kita.

    ReplyDelete
  11. Semoga project ini dapat dilanjutkan agar bisa bermanfaat bagi masyarakat Indonesia dalam meningkatkan prestasi olahraga nasional...

    ReplyDelete