Thursday, July 28, 2011

Mak Jogi, Hikayat Melayu




Tak kenal maka tak sayang, tanpa disadari bahasa yang kita ucapkan sehari-hari berakar dari bahasa Melayu. Melalui pendekatan budaya dan tarian, budaya melayu semakin berkembang hingga ke Asia dan bahkan Madagaskar.

Dalam pementasan kali ini, Djarum Bakti Budaya mempersembahkan "Mak Jogi" yang diperankan oleh para penari dan pemain berbakat dan bahkan seorang kritikus terkenal. Dari pertunjukkan ini bahkan membuka mata para penonton akan kekayaan budaya Melayu yang telah mempengaruhi budaya nasional baik bahasa maupun gerak tari.

Tom Ibnur, adalah pemeran utama dari Mak Jogi...yang menggambarkan seorang wanita yang pandai menari disebuah kerajaan. Dalam hal ini digambarkan bahwa seorang wanita adalah seorang pria yang tangguh yang mampu mengarungi lautan untuk mengambil air 7 muara. Dan dengan kelembutan seorang wanita, Mak Jogi berhasil mengambil 4 air dari 4 muara.

Setelah ia kembali ke kekerajaan, ia difitnah bahwa tugas yang diembannya telah gagal sehingga patut dikenakan hukuman pancung. Alkisah dari pengembaraannya, ia berhasil membawa seorang putri cantik yang kelak akan dinikahi oleh anak raja dan akan melengkapi air 7 muara.

Sepanjang pertunjukkan banyak dengan dagelan politik yang masih gres...yang membuat penonton tertawa terpingkal-pingkal hingga ke akhir acara. Sebuah acara yang menyegarkan ditengah suasana politik yang tidak jelas serta kenaikan bahan pangan menjelang puasa.

2 comments:

  1. Pertunjukan yang bagus! *blum selesai terkagum-terkagum sampai sekarang*

    ReplyDelete